MAHASISWA POR MENGEMBANGKAN LASENA UNTUK PENJASORKES DI SEKOLAH DASAR

2 April 2019.

Mahasiswa angkatan 2017 Luckyana Dicki Ulfani dan Dhiego Ghazian Putra Wibowo adalah mahasiswa aktif POR yang sekarang duduk di semester 4. Mereka melakukan pengabdian masyarakat dalam bidang penerapan IPTEK hasil Penelitian dengan dosen pembimbing Bapak Pungki Indarto. Pengabdian kepada masyarakat ini berhasil mendapat pembiayaan kompetitif dari Universitas lewat skema Pakom dan pengabdian kompetitif mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga.

Judul pengabdian yang dilakukan adalah Penerapan Lasena dalam Pembelajaran Penjasorkes di Sekolah Dasar. Sebagai sekolah pilotnya adalah SD Mangkubumen Kulon no 83 Laweyan Purwosari Surakarta dan SD Muhammadiyah Baturan Karanganyar.

Lasena adalah lapangan serba guna dengan spesifikasi model produk lapangan dengan beberapa garis sebagai pembatas dan masing- masing garis diberi dengan warna berbeda sesuai dengan olahraga atau permainan yang dilakukan, misal warna merah untuk lapangan futsal, hijau untuk bola voli/ bulutangkis, kuning untuk basket dan sepak takraw. Selain permainan olahraga juga dapat dimanfaatkan untuk olahraga tradisional diantaranya, gobak sodor, betengan, dan candak cuu.

Latar belakang dari pengabdian ini adalah letak sekolah yang jauh dari lapangan sehingga aktifitas pembelajaran olahraga lebih banyak dilakukan di halaman, dan halaman sekolah sendiri kurang representatif dikarenakan belum terdapat garis- garis batas untuk olahraga dan permainan, sehingga dampak yang ditimbulkan pengelolaan kelas kurang efektif serta metode mengajar kurang variatif.

Dengan lasena ini harapannya adalah 1) pihak sekolah memperoleh fasilitas lapangan atau kelas yang lebih representatif sebagai pendukung pemebelajaran, 2) guru dapat memperkaya metode dan model mengajar dengan memanfaatkan lapangan serba guna ini, dan 3) peserta didik memperoleh pengalaman belajar dalam gerak yang lebih variatif sesuai dengan tumbuh kembangnya.

Manfaat lain dari pengabdian ini adalah adanya kerjasama antar instansi sebagai sekolah mitra, memberikan pengalaman mahasiswa berinteraksi sosial dengan lingkungan sekolah. Mengasah kepekaan, berpikir kritis, dan solutif tentang masalah yang ada di lapangan.

Post by [email protected]

Scroll to Top