Pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan atau lebih sering disebut PLP II pada Program Studi Pendidikan Olahraga FKIP UMS telah memasuki fase pertama. Setelah persiapan sistem dan sosialisasi pada awal bulan juli 2020 yang lalu. Saat ini mahasiswa mulai dengan aktifitas memetakan calon peserta didik yang akan didampingi dalam pembelajaran.
Tujuan PLP II yaitu penyusunan perencanaan pembelajaran dan asistensi guru, mahasiswa diberikan ruang praktek mengajar pada lingkungan yang sebenarnya. Implementasi ini memperhatikan keberlanjutan bidang keilmuan setelah mereka menempuh mata perkuliahan microteaching pada semester 6.
Ada dua pola yang disajikan sebagai alternatif pada PLP II era pandemi saat ini. Hal ini memperhatikan kebijakan pada tingkat nasional, wilayah, maupun daerah terkait protokol kesehatan. Adapun pola 1 adalah school visit, yaitu membantu pihat sekolah dengan cara berkolaborasi dengan guru pamong untuk merencanakan dan melakukan pembelajaran baik secara daring penuh, luring, atau hybrid learning.
Berbeda halnya dengan pola 2, disebut dengan home schooling, mahasiswa diberikan arahan untuk mencari calon peserta didik di sekitar rumah tinggalnya. Adapun aktifitasnya melakukan pendampingan belajar sesuai mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).
Tantangan yang dihadapi PLP II saat ini tentu saja berat, namun bermodal sebagai mahasiswa JUARA (Jujur Ulet Aktif Respek dan Amanah) harapanya mampu berkontribusi sebagai calon guru penggerak yang memberikan arah perubahan. Sebagai salah satu contoh kecil yaitu pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dan penerapan metode pembelajaran berbasis dalam jaringan.
Pendidikan Olahraga memiliki lahan luas untuk mengeksplorasi metode pembelajaran dan media pembelajaran. Ini adalah hikmah pandemi, setiap kesukaran pasti ada jalan, tutur Pungki Indarto selaku koordinator rumpun Pendidikan di Prodi Pendidikan Olahraga.
POR UMS JUARA!!!

post by. [email protected]

